Mahasiswa Teknokrat kembali Sabet Juara Nasional Bahasa Inggris di ALSA 2018
en id
Monday, 23 July 2018

Latest News

Mahasiswa Teknokrat kembali Sabet Juara Nasional Bahasa Inggris di ALSA 2018

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali meraih prestasi di Bidang Bahasa Inggris. Zelin Prastika, mahasiswi Sastra Inggris semester 4 berhasil menjadi juara 2 nasional dalam ajang The 22st Asian Law Students' Association (ALSA) English Competition 2018 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 19 -24 April 2018 lalu. Ia menjadi juara pada kategori English Paper Presentation.

Perolehan tersebut mengulang prestasi sebelumnya di mana pada 2017 dua mahasiswa Teknokrat menjadi juara di 2 kategori yakni Paper Presentation dan Story Telling. Prestasi tersebut cukup membanggakan, pasalnya peserta lomba berasal dari berbagai kampus besar di Indonesia seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Bina Nusantra, Universitas Padjajaran dan Akademi Kepolisian RI.

Zelin mengaku merasa bangga meraih prestasi tersebut. Pasalnya untuk menjadi juara nasional tidaklah mudah. Perlu latihan dan yang ekstra. Menurutnya juga lomba tersebut menguji ketekunan agar bisa menyelesaikan sebuah tulisan dan presentasi yang berbobot didukung dengan fakta dan undang-undang.

"Dari kompetisi ini saya belajar bahwa ketekunan dan fokus itu penting sekali, agar segala persiapan dapat diselesaikan sesuai target," tutur mahasiswi yang aktif di Unite Kegiatan Mahasiswa Teknokrat English Club (TEC) tersebut.

Terpisah, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf, SE, MBA menyatakan bangga dengan prestasi demi prestasi yang diraih mahasiswa. Ia mengatakan bahwa prestasi demi prestasi yang diraih mahasiswa Teknokrat di tingkat nasional menunjukkan bahwa mahasiswa Lampung tidak kalah hebat dengan kampus lain di Indonesia.

 “Kami tak hanya bicara tentang Teknokrat tetapi juga berupaya menaikkan pamor Lampung agar terus berprestasi di tingkat nasional. Dengan penguasaan bahasa Inggris, ke depan kita juga siap menghadapi persaingan global,” tutur Nasrul.

Rektor menambahkan, di era disrupsi saat ini, dibutuhkan karakter Sang Juara yang memiliki jiwa kompetitif dan inovatif. Menurutnya slogan Sang Juara yang diemban Teknokrat tidak hanya menjadikan kampus ini kaya akan prestasi, tetapi mampu membentuk karakter unggul dan siap bersaing di kehidupan bermasyarakat.

Kompetisi ALSA tahun 2018 diikuti oleh lebih dari 500 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Kompetisi yangmengusung tema "Dare to contribute, Build up your nation" ini memperlombakan 7 bidang yaitu Debate, Paper Presentation, Story Telling, News Casting, Spelling Bee, Battle of Brain, dan Model United Nation. (*)

Go to Top